1000 Guru Kalteng Traveling n Teaching ke 2

baris

1000 Guru Kalteng Traveling n Teaching ke 2 – Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, kebiasaan malas nulis sulit dilawan karena kesibukan yang melanda meskipun bahan2 foto sudah siap untuk ditulis. Kali ini nyoba maksain nulis karena kalo terlalu lama entar basi ni cerita. Kali ini saya ceritanya ikutan kegiatan Komunitas 1000 GURU. Apaan sih 1000 Guru itu ? cari di google aja yah hehe. Tapi saya bakal kasih kok tau apaan itu komunitas 1000 Guru. Komunitas ini adalah komunitas yang mempunyai tujuan yang mulia untuk kemajuan pendidikan bangsa dengan cara berbagi ilmu pengetahuan dan keceriaan untuk anak anak di sekolah terpencil terutama pedalaman yang masih kurang tersentuh oleh pemerintah, dengan cara itu anak-anak sekolah dapat belajar lebih have fun lagi meskipun mereka sekolah di pedalaman sehingga dapat memotivasi minat belajar mereka.

Tepatnya tanggal 17 Oktober kemaren, 1000 Guru regional Kalimantan Tengah mengadakan Kegiatan Traveling & Teaching, sebuah program kegiatan yang mengajak semua kalangan anak muda dari berbagai latar belakang profesi untuk mengunjungi tempat-tempat yang indah dan unik tentang negeri ini, budaya dan adat istiadat leluhur disertai dengan kegiatan sosial berbagi dan mengajar di tempat-tempat yang di kunjungi, berbagi ilmu pengetahuan dengan anak-anak pedalaman dan perbatasan. Traveling n Teaching sering disingkat TnT, kegiatan yang diselenggaran oleh Tim 1000 Guru Kalteng kali ini merupakan kegiatan yang kedua. Kegiatan kali ini diselenggarakan di sebuah desa yang namanya Desa Buntoi letaknya ada di kabupaten Pulang Pisau jaraknya cukup jauh dari Kota Palangkaraya. di Desa tersebut tim 1000 Guru Kalteng memilih SDN 5 Buntoi sebagai tempat kami mengajar karena sekolah tersebut terlihat masih kurang layak fasilitas2 yang menunjang pendidikan anak2 disana. Kondisi kelasnya pun digabung-gabung kayak kelas 1 dan 2 dalam 1 ruangan kelas yang dibatasi hanya triplek.

Jauh-jauh hari Tim 1000 Guru Kalteng mencoba melakukan penghimpunan anggota baru peserta TnT ke 2 dengan cara promo di akun instagram @1000_guru_kalteng menginstruksikan bagi yang ingin bergabung untuk registrasi menghubungi panitia terkait, melihat informasi tersebut saya akhirnya mendaftar. Walau saya basicnya bukan seorang guru dan kuliah pun bukan pendidikan guru melihat kegiatan positif yang dipromosikan kawan2 1000 guru bikin hati iri ingin ikutan berbagi untuk anak anak sekolahan didaerah terpencil.

Perlu diketahui saya sebenarnya domisili sekarang bukan kalteng tapi di Banjarmasin malahan ikutan 1000 guru kalteng. Alasan jadi mengikuti 1000 guru Kalteng adalah tanah kelahiran saya di Palangkaraya pengen rasanya ada pengabdian tuk tanah kelahiran melalui salah satu kegiatan yang diadakan 1000 Guru dan kegiatan tersebut sangat menarik karena bisa terjun langsung berbagi menjadi salah satu guru di sekolahan yang berada di daerah cukup terpencil.

Kegiatan yang dilakukan bisa dibilang cukup banyak banget. Saya ceritain yah atu atu yah. Setelah pendaftaran peserta yang ikut TnT ke 2, tim panitia mengadakan rapat mengumpulkan para peserta untuk memberitahukan teknis nanti dilapangan dan apa saja yang perlu dipersiapkan. Rapat pertama kali diadakan tanggal 27 september rencana padahal kegiatan tanggal 4 oktober namun karena berhubung waktu itu kabut asap yang sangat tebal sehingga sekolah sekolah diliburkan terpaksa ditunda kegiatan kami jadi tanggal 17 Oktober demi kebaikan bersama. Berhubung ditundanya hal tersebut maka diadakan lagi rapat H-3 sebelum kegiatan untuk mempersiapkan segala sesuatunya biar lebih benar2 siap. Rapat kali ini membahas lebih banyak lagi mulai pembagian kelompok ngajar dan bahan ajarnya juga serta kami mempersiapkan donasi-donasi dari donatur seperti tas, sepatu, dan buku untuk dibagikan ke anak anak SDN BUNTOI 5 Pulang Pisau.

persiapan 1000 guru

persiapan 1000 guru

Kami berangkat ke Desa Buntoi yaitu hari Jum’at malam menggunakan Truk Polisi karena kami cukup banyak yang ikut ada sekitar 30 kayaknya sampai lupa sayanya. Kami berangkat malam biar besok paginya bisa ngajar langsung karena perjalanannya cukup jauh dari Kota Palangkaraya. Kami disana nginap di Huma Betang yang konon katanya ini termasuk Betang tua yang ada di kalteng, Huma Betang adalah rumah tradisional Asli Masyarakat Suku Dayak. Sesampai disana kami beres2 ngangkutin barang2 di truk dan melakukan briefing lagi sebelum istirahat.

Daftar Anggota 1000 GURU KALTENG yang ikut TnT ke 2
Kak Novi (ketua 1000 guru kalteng), Kak Miji, Kak Vina, Kak Dona, Kak Doby, Kak Bob, Kak Abel, Kak Tri, kak Asti, Kak Anas, Kak Sela, Kak Ezer, Kak Victor, Kak Iga, Kak Rivo, Kak Jonathan. Kak Rifka, Kak Yefta , Kak Velin, Ka Windy, Kak Wiwik, Kak Rahmawati, Arif Fajar Kurniawan(saya), terus kak siapa lagi yah, maafkan daku kakak ada beberapa yang lupa namanya.

Pagi harinya tanggal 17 oktober 2015, kami siap2 berangkat menuju sekolah. Sebelum berangkat kami sarapan terus ada ritual adat yang namanya kalo gak salah Tapung Tawar sebagai simbolis doa keselamatan kesehatan yang saya tau. Tapung Tawar dilakukan oleh Tambi (nenek) warga kampung Buntoi. dan selanjutnya kami turun dari rumah betang foto2 lagi sama Tambi.

Tapung Tawar

Tapung Tawar

Foto di Depan HUMA BETANG

Foto di Depan HUMA BETANG

Kami berangkat ke SDN Buntoi 5 menggunakan Mobil Pick Up karena agak lumayan lah jauhnya dari tempat kami nginap. Sampai disana anak anak dikumpulkan dilapangan terlebih dahulu untuk baris dan serah sambut oleh guru guru dan Kepala Sekolah karena khusus hari itu kegiatan ngajar mengajar diserahkan kepada 1000 Guru Kalteng.

baris

IMG_1832

Hiburan biar anak anak semangat sebelum belajar

Selanjutnya yang kami lakukan yaitu mengajak anak anak masuk kelas, pada saat itu saya , kak tri dan ka Velin kebagian ngajar kelas 3. Kami bertiga menggiring anak anak kelas 3 dengan cara have fun yang pastinya, ni gambarnya.
IMG_1833

Di dalam kelas kami cuma bentar, karena kami bakal ngajar dioutdoor. Alasan jadi dluar kelas karena kelas 3 dan 4 gabung dalam satu ruangan cuma dibatasi triplek jadi supaya gak terlalu rancu saat belajar mengajar jadi kami putuskan belajar diluar kelas.
Capture

Meskipun diluar kelas, tapi tetap seru kok justru jadi lebih rileks dan have fun.
IMG_1884

Foto-foto kawan2 yang ngajar yang lainnya ada juga kok

1 IMG_1856 IMG_1867 IMG_1923 IMG_1956

Gak cuma belajar melulu kok kami, kami ada waktunya istirahat. Waktu istirahat kami isi dengan berbagai permainan. namun sebelumnya kami bagi2 sepatu dulu .
IMG_20151017_102324

IMG_1968 IMG_1970 IMG_1972

Sesi Terakhir dari kegiatan yaitu Foto Bersama siswa dan guru guru
IMG_2053

 

IMG_2086

Selepas foto bersama, rame mecahin balon sebagai berakhirnya kegaiatan di Sekolah.

IMG_2055

Kegiatan kami masih ada lagi lo, yaitu Nonton Bareng anak anak SDN Buntoi 5 di Huma Betang pada malam harinya.

IMG_9756

 

Acara Nonton Bareng ini buka nonton bola lo ya, tapi nonton foto2 kegiatan tadi pagi yang berhasil diliput tim dokumentasi acara. Setelah nonbar yaitu serah terima tanda piagam dari Ketua 1000 Guru Kalteng untuk Bapak Kepala SDN Buntoi 5.

IMG_9768

Setelah penyerahan itu berakhir lah kegiatan kami untuk SDN Buntoi 5, keeseokan harinya kami lanjutkan dengan traveling. Traveling yang kami lakukan dengan melakukan permainan2 saja dengan memecahkan misteri teka teki sekalian jalan2.

kelompok kelompok2

aaa

Foto Setelah Selesai Kegiatan Traveling

Selesai kegiatan, dilanjutkan dengan makan siang bersama di Huma Betang baru setelah itu beres2 untuk pulang ke Kota Cantik Palangkaraya.

12319776_1226558004026187_2099461554_n

Sekian dulu yah cerita singkat saya, mohon maaf kalo ada salah2 kata. Semoga cerita bisa memotivasi kawan2 untuk bisa ikutan terjun dalam memajukan pendidikan bangsa seperti kegiatan yang dicanangkan Tim 1000 Guru.

 

 

 

Arif Fajar Kurniawan

Saya adalah seorang Blogger dan juga berprofesi sebagai Internet Marketer asal Banjarmasin Kalimantan Selatan

Comments

comments

Comments

  1. Reply

    • By Arif Fajar Kurniawan

      Reply

  2. Reply

    • By Arif Fajar Kurniawan

      Reply

  3. Reply

  4. Reply

  5. Reply

    • By Arif Fajar Kurniawan

      Reply

  6. By iin lisnas

    Reply

    • By Arif Fajar Kurniawan

      Reply

  7. By Jamal

    Reply

    • By Arif Fajar Kurniawan

      Reply

Leave a Reply to iin lisnas Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *